HALSEL – Rehabilitasi Daerah Aliran sungai (RehabDas) yang dikerjakan oleh PT Berkah Hijra berlokasi di desa Bibinoi kecamatan Bacan Timur Tengah Halmahera Selatan berjalan lancar alias mulus.
Ribuan anakan pohon telah tertanam di tanah Bibinoi, pekerjaan Rehabilitasi Daerah Air Sungai (DAS) itu dikerjakan kurang lebih tiga tahun itu telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Permen nomor 59 tahun 2019.
Pantauan media ini dilapangan, pada
Sabtu 9 Januari 2026 dilokasi kegiatan Rehabilitasi Das milik anak perusahaan Harita yaitu PT PT.Trimegah Bangun Persada (TBP) itu telah dilakukan penilaian oleh tim dari Kementerian Kehutanan RI, Kepala Balai Bpdas Ake Malamo bersama tim, kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara dan Pihak KPH Wilayah Halsel.
Direktur PT Berkah Hijra Halmahera, Andi saat ditemui sejumlah wartawan, sabtu (9/1/26) dilokasi kegiatan Rehabilitasi Das di desa Bibinoi kecamatan Bacan Timur Tengah menyampaikan program Rehabilitasi Das adalah kewajiban mutlak perusahaan pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan (PPKH) terutama pada sektor Pertambangan. Karena program RehabDas kata Kang Andi adalah kompensasi pembukaan lahan hutan yang diatur dalam permen LHK 59, dengan target rehabilitasi minimal seluas area IPPKH atau bahkan lebih.
“ Kami dipercayakan sebagai pihak ketiga yang menjadi Vendor pada Program RehabDas ini. Tujuannya untuk memulihkan fungsi ekologis DAS melalui penanaman kembali dengan melibatkan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku, ” kata Kang Andi sapaan akrabnya
Terkait dengan program Rehabilitasi Daerah Aliran sungai milik PT.Trimegah Bangun Persada yang dikerjakan oleh pihak kami PT Berkah Hijra Halmahera, telah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Ia menjelaskan program RehabDas dilaksanakan selama tiga tahun oleh kami sebagai pelaksanaanya, di tahun pertama melakukan penanaman, di tahun kedua itu sudah dilakukan pemeliharaan pertama dan pemeliharaan kedua, selanjutnya Sabtu 09 Januari 2026 dari tim melakukan penilaian langsung dilokasi kegiatan RehabDas Bibinoi.
“Alhamdulillah kami sangat berharap dengan penilaian dari tim ini. Semoga bisa menjadi yang terbaik, ” harap Direktur PT Berkah Hijra Halmahera mengakhiri wawancara dengan sejumlah Wartawan.
Sementara itu Kepala BPDas Ake Malamo Ansar menyampaikan kedatangan mereka ke desa Bibinoi untuk melakukan penilaian sekaligus melihat langsung kegiatan RehabDas milik perusahaan PT TBP itu.
Menurut Kabalai, Penilaian tersebut belum selesai dan belum dinyatakan berhasil dikarenakan masih dalam tahap penilaian di lapangan yang dilakukan oleh tim penilai selama lima hari di lapangan.
Disentil terkait keberhasilan program RehabDas yang dikerjakan oleh PT Berkah Hijra Halmahera ini. Kabalai mengaku pihaknya belum bisa menyimpulkan hasilnya.
“Tadi kami bagi tiga tim melakukan sensus lima persen dari total luasan 249 hektar yang ada di Desa Bibinoi. Jadi kita berikan Peta Ukur yang ukurannya 35×40 seluas 0,1 hektar disitu kita mengambil sampel penilaian itu dasar kami untuk melakukan pengukuran” ungkap Kabalai Ansar, Sabtu 9 Januari 2026.
“Alhamdulillah dalam proses tadi, semuanya berjalan lancar, InsyaAllah lima hari kedepan sudah selesai dilakukan,” jelasnya (**)
Ebamz
